Seiring dengan program SWASEMBADA Pangan & Energi, maka akan hadir investasi skala besar-besaran.
Mulai dari hulu utk penyiapan lahan, bibit dan pertanian perkebunan, sampai proses paska panen dan pengolahan / penyulingan.
Maka hendaknya proyek ini juga menjadi momen pengembangan kemampuan rekayasa & mekanisasi nasional.
Kementerian Pertanian melalui BRMP (Badan Perakitan & Modernisasi Pertanian), memiliki program kerja untuk mengadopsi teknologi dan penyesuaian untuk penerapan di Indonesia, sekaligus mendorong pengembangan kemampuan nasional khususnya dalam hal mekanisasi pertanian.
Maka dari itu perlu dibentuk GUGUS KEMAMPUAN NASIONAL, sebagai wadah untuk sinergi inovasi dan pengembangan skala industri secara masif.
Maka FSII (Forum Sinergi Inovasi Industri), bersama BRMP dan TENDER INDONESIA, mengajak semua stakeholder untuk bergabung dan berkolaborasi.
Salah satu forkusnya adalah terkait dengan program Bio Energy yang mencakup Bio Diesel, Bio Ethanol, dan Bio Massa.
Yang mana ini akan menggerakkan tumbu perekonomian Indonesia, terlebih bila melibatkan luas pelaku usaha nasional.
Pemerintah sudah sukses mencanangkan BioDiesel yang bahkan akan mencapai B50 pada 2026.
Selanjutnya adalah BioEthanol.
Nah ini menarik untuk menunjang target E10
Bagaimana proyeknya khususnya dalam menggerakkan investasi dan pertumbuhan ekonomi..?
Nah dibahas oleh TENDER INDONESIA bekerjasama dengan Kementerian Pertanian (BRMP – Badan Rekayasa & Modernisasi Pertanian).
Mengundang narasumber:
1. PERTAMINA NRE (Henny Triana)
2. PLN ENERGI PRIMER INDONESIA (Anita Puspa Sari)
3. ASPENDO (Asosiasi Produsen Ethanol Indonesia) Geovani
4. MEDCO ENERGY (Budi Basuki)
Tampak CEO TENDER INDONESIA (Tito Loho), Advisor FSII Forum Sinergi Inovasi Industri, & Executive Director FSII Johannes.
Mendengarkan paparan rencana kerja PLN EPI & PERTAMINA NRE serta ASPENDO bersiap menyongsong E10 Bioetanol.
Juga menghadirkan para stakeholder pendukung dari Akademisi (IPB, Tellkom Univ, & STIPER), fabrikasi peralatan mekanisasi pertanian (Lambang Jaya, Usaha Pratama Sejahtera, SPV Maju Bersama, & Bina Usaha Mandiri Misuzawa), lab pengujian (CMM) , serta teknologi pertanian presisi drone (Inovasi Solusi Transportasi Indonesia & Aero Terra), Renewable Energy Agro Equipment (Agros Global Indonesia).
Bersama Kepala Balai Besar Rekayasa & Mekanisasi Pertanian (Kementan) Dr. Agung Prabowo
Bersama Kepala Balai Besar Rekayasa & Mekanisasi Pertanian (Kementan) Dr. Agung Prabowo
Pupuk organik berbahan dasar batubara yang direaktivasi
Bersama rekan inovator Pupuk Indonesia & Petrokimia Gresik
Bersama APROBI (Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia)
Bersama Tim Inovasi PUSRI Palembang
Pembangunan pabrik baru PUSRI bersama Wuhan Engineering
Bpk Budi Basuki dari MEDCO ENERGY yang mengembangkan dan memiliki plant Bio Massa dan Bio Ethanol
Tito Loho – Chairman FSII & Dr. Ing Pudji Untoro Advisor FSII, bersama Bpk Reno (Sinergi Gula Nusantara – PTPN Group)
Tito Loho – Chairman FSII & CEO TENDER INDONESIA bersama advisor FSII Dr. Ing Pudji Untoro, John Anis Dirut Pertamina NRE, & Prof Dr. Ratno Nuryadi Kpl Organisasi Riset Nano Tech & Advance Material BRIN