PENINGKATAN PRODUKSI PANGAN MELALUI INOVASI PERTANIAN

FARM TO TABLE adalah gambaran ide nilai tambah dari hulu – hilir komoditas pangan.
Demikian juga untuk pengembangan bahan pertanian & perkebunan untuk ketahanan bio energi.
Target hilirisasi komoditas unggulan Indonesia agar memberikan nilai ekonomi maksimal, hanya dapat dicapai melalui riset inovasi, investasi, & pengembangan SDM terpadu.

Modernisasi pertanian terus dilakukan melalui investasi teknologi pertanian.
Ini mencakup inovasi bibit, pupuk, mekanisasi pertaninan, dan pengolahan paska panen.

MEMBUKA AKSES PELUANG PROYEK & BISNIS SEKTOR PANGAN

Pada 30 Juli mendatang, TENDER INDONESIA melalui Forum Sinergi Inovasi Industri (FSII) kembali menghadirkan forum strategis bertajuk Kolaborasi Peningkatan Produksi Pangan & Bio Energi, sebagai upaya membuka akses peluang proyek dan bisnis bagi perusahaan-perusahaan member.

Sejalan dengan target pemerintah mewujudkan Swasembada Pangan dan Bioenergi, berbagai program strategis nasional sedang dipercepat. Program-program tersebut tidak hanya berdampak pada sektor pertanian, tetapi juga membuka peluang besar bagi perusahaan penyedia barang, jasa, teknologi, konstruksi, engineering, manufaktur, logistik, energi, hingga digitalisasi.

Beberapa inisiatif strategis yang sedang dan akan terus berkembang antara lain:

1. Pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi skala besar di berbagai daerah.
2. Pembangunan 7 pabrik pupuk baru di lingkungan Pupuk Indonesia Group.
3. Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari ekosistem distribusi pupuk dan sarana produksi pertanian.
4. Program penguatan ketahanan pangan melalui pembentukan Batalyon TNI Pertanian serta pengembangan sentra jagung oleh POLRI.
5. Proyek cetak sawah baru dan Food Estate.
6. Modernisasi presisi dan mekanisasi pertanian.
7. Pengembangan industri biodiesel, bioetanol, dan bioavtur.
8. Pengembangan Hutan Tanaman Energi untuk mendukung biomassa co-firing PLTU.
9. Serta berbagai proyek strategis lainnya.

Melalui forum ini, para member TENDER INDONESIA akan diajak untuk :

* Memahami arah kebijakan pemerintah yang akan melahirkan peluang proyek baru.
* Mengidentifikasi kebutuhan produk, teknologi, dan layanan yang dibutuhkan dalam setiap program strategis.
* Menyusun strategi kolaborasi agar perusahaan dapat mengambil bagian dalam proyek-proyek tersebut.

Forum ini akan menghadirkan para pengambil keputusan dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PT Pupuk Indonesia yang akan berbagi paparan mengenai arah kebijakan, tantangan implementasi, serta peluang kolaborasi bagi dunia usaha.

Lebih dari sekadar seminar, kegiatan ini merupakan salah satu benefit eksklusif bagi Member TENDER INDONESIA untuk memperoleh :

1. Project intelligence, memahami perkembangan bahkan jauh sebelum tender diumumkan
2. Serta membangun hubungan profesional dengan para pemangku kebijakan dan pelaku industri.

LATAR BELAKANG

Indonesia memiliki program ketahanan pangan nasional, dengan fokus pada produktifitas.

Sinergi antarsektor diperlukan untuk mendorong produktivitas, khususnya melalui pemanfaatan pupuk berkualitas dan penerapan teknologi pertanian presisi.

TUJUAN

1. Optimalisasi Teknologi : Mengedukasi petani dan pemangku kepentingan mengenai inovasi & optimalisasi pupuk, dan pertanian presisi untuk melipatgandakan hasil panen.

2. Apresiasi Inovator: Memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah berjasa mengembangkan inovasi di sektor pertanian.

3. Apresiasi upaya peningkatan kapasitas SDM terkait pembangunan sektor pertanian termasuk sarana dan prasaranan infrastruktur

NARASUMBER

1. Keynote Speaker: Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia (atau perwakilan setingkat Deputi) mengenai kebijakan menuju swasembada pangan melalui peningkatan produktifitas pertaninan

2. Narasumber : PT Pupuk Indonesia (Persero) mengenai strategi pemenuhan dan distribusi pupuk nasional dan inovasi produk serta teknologi pertanian presisi.

3. Narasumber : Produsen Pupuk Organik mengenai inovasi pemanfaatan pupuk organik untuk keberlanjutan tanah.

Tito Loho (CEO TENDER INDONESIA & Chairman FSII) bersama Ibu Widiastuti, S.E., M.Si. (Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Pangan)

APRESIASI (PENGHARGAAN)

Penghargaan diberikan sebagai bentuk pengakuan (recognition) atas dedikasi dalam ekosistem pertanian meliputi 6 kategori :

1. Inovator Alat & Mesin Pertanian (Alsintan): Bagi produsen lokal yang menciptakan alat efisien, modern, dan terjangkau.

2. Inovasi Riset Perguruan Tinggi: Diberikan kepada universitas dengan riset terapan bidang pertanian presisi terbaik.

3. Peranan Dunia Usaha : Dianugerahkan atas peranan peningkatan produksi & penyerapan akan produk pertanian untuk pangan dan bio energi

4. Peningkatan kapasitas SDM : Terkait peranan dalam upaya peningkatan produksi pertanian, termasuk kompetensi pembangunan konstruksi infrastrukturnya

5. Gerakan Pemberdayaan LSM: Apresiasi kepada organisasi/LSM yang berhasil membina petani lokal.

6. CSR Pertanian Berkelanjutan: Penghargaan bagi perusahaan yang sukses menjalankan program Tanggung Jawab Sosial di sektor agrikultur.

Tentang FSII & Tender Indonesia

TENDER INDONESIA
Sejak tahun 2.000, memberikan dukungan bagi perusahaan membernya, dalam update trend peluang bisnis dengan layanan online dan offline.

FORUM SINERGI INOVASI INDUSTRI
Forum bentukan TENDER INDONESIA, untuk mewadahi Peneliti, Akademisi, & Dunia Industri dalam berkolaborasi menuju inovasi berkelanjutanProgram kerja mencakup : Sosialisasi, Edukasi, Promosi, Apresiasi, Kolaborasi, & Komersialisasi Hasil Inovasi.

Tentang FSII

Selama pengalaman saya dalam birokrasi, tantangan terbesar adalah SINERGI untuk menerapkan hasil inovasi nasional dalam industry

Dr -Ing, Pudji Untoro

Dewan Pembina FSII
(Forum Sinergi Inovasi Industri)

Dengan kehadiran 3.800 perusahaan member TENDER INDONESIA, merupakan asset berharga untuk SINERGI baik pengembangan lanjutan maupun implementasi hasil inovasi

Tito Loho, S. T.

CEO TENDER INDONESIA
Chairman FSII (Forum Sinergi Inovasi Industri)

Board Of Advisor

Board Of Director